Identify the Two Fundamental Choices in Life: Love and Fear

Identify the Two Fundamental Choices in Life: Love and Fear (temukan dua pilihan fundamental dalam hidup: Cinta dan Takut)

When we love, we expand, open and let go. When we fear, we contract get tense and close down. Breath of Bliss is a medium to explore this contraction and expansion without judgement.

(Pada saat kita men-cinta-i, atau di-cintai, atau dalam cinta, kita mengembang, terbuka dan membiarkan semuanya. Saat kita takut, kita lakukan kontraksi, menjadi lebih tertekan dan menjadi tertutup. Breath of Bliss, yang merupakan aliran breathwork yang saya, Jjhon Yonathan Kwano ikuti, merupakan medium untuk mengeksplorasi dan mengekspansi hal ini tanpa pernah menilai baik-buruknya.)

Yang terjadi dalam breathwork (kerja nafas) ialah proses penarikan dan pelepasan nafas TANPA ada titik henti. Tanpa kita sadari, biasanya kita meninggalkan beberapa detik setelah kita selesai menarik nafas dan beberapa detik begitu kita mengeluarkan nafas di mana ada detik tanpa menarik atau mengeluarkan nafas. Dalam kerja-nafas ini kita tiadakan titik kosong dimaksud, sehingga pernafasan terjadi secara bersambung, secara sengaja kita menghapuskan titik kosong dimaksud.

Pada saat kita lakukan kerja-nafas, kita tarik nafas, lalu begitu menemui titik terakhir penarikan nafas, maka secara langsung menghembuskan nafas, sehingga pernafasan yang terjadi adalah pernafasan bersambung, pernafasan tanpa henti.

Hal kedua, selain pernafasan terjadi tanpa titik kosong atau tanpa berhenti sedetikpun antara nafas keluar dan nafas masuk, pernafasan terjadi lewat mulut, nafas keluar dan nafas masuk terjadi lewat mulut.

Care bernafas anak kecil, ini juga cara kita bernafas saat lakukan breathwork
Care bernafas anak kecil, ini juga cara kita bernafas saat lakukan breathwork

Hal ketiga, yang terjadi adalah proses pengosongan udara/ angin dari dalam tubuh keluar dan menarik masuk terjadi dengan cara mengempiskan perut, dada dan bila perlu bagian-bagian tubuh yang kita anggap ada menyimpan angin, lalu giliran menarik nafas, maka kita tarik udara masuk dan usahakan penuhi semua ruang tubuh kita dengan oksigen yang kita tarik masuk.

Jadi, secara awam akan terlihat perut memompa keluar-masuk secara jelas dan beraturan, sama seperti kita biasa lihat pada saat orang sakit dan sesak nafas, maka mereka berusaha keras sampai nafas keluar dan masuk lewat mulut, hidung, dan hampir lewat semua lubang yang tersedia di tubuh kita.

Kita selalu lihat seorang bayi bernafas bukan? Dia bernafas bukan hanya lewat hidung, tetapi juga lewat mulut dan lewat seluruh tubuhnya, sampai-sampai pada saat dia bernafas terlibat jelas keseluruhan tubuhnya bernafas. Inilah yang kita lakukan setelah kita tua, karena kita sudah tidak melakukan begitu lagi. Pernafasan bayi inilah kata lain dari “breathwork”.

Dalam bahasa Universal Tao Healing System (UHTS)( disebut full-body breathing (pernafasan seluruh tubuh) dan versi lainnya disebut belly breathing (pernafasan perut). Pernafasan ini juga disebut “baby breathing”, atau pernafasan bayi.

Kita lihat gambar berikut menunjukkan kita semua sudah berpengalaman bernafas dengan posisi ini

Posisis Tubuh dan Cara Bernafas saat Kita masih Janin di dalam Kandungan Ibu
Posisis Tubuh dan Cara Bernafas saat Kita masih Janin di dalam Kandungan Ibu

Pada saat kita melakukan breathwork, kita berusaha mengingat kembali cara dulu kita bernafas pada saat kita ada dalam kandungan ibu kita.

Kita tidak lupa, pada saat kita mulai bernafas di dalam kandungan ibu kita, maka saat itu orang lain mengetahui, terutama ibu kita, bahwa kita ada, kita hidup, kita hadir. Dalam breathwork, kita kembali kepada nafas itu, nafas yang pernah kita hidup dan lepaskan.

Kita mulai bernafas dengan pernafasan normal, lalu 5 menit kemudian, kita lakukan pernafasan lebih cepat, tarik-lepas, tarik dalam dua detik, lepas dalam dua detik, lalu tarik dan lepas per detik. Selteha itu lama-lama kita memperpanjang masa tarik dan menghembuskan nafas dalam beberapa detik lamanya.

Kita lakukan ini minimal sebanyak 10x untuk nafas secara normal, 10x untuk nafas aak cepat, 10x untuk nafas cepat-cepat per detik, lalu kembali ke agak normal 10x, lalu tiba-tiba kita beralih ke pernafasan panjang, 5-10 detik per tarik dan per lepas. Lalu kembali ke normal, lalu tiba-tiba berhenti bernafas lewat mulut, kita kembali tenang dan bernafas kembali dengan hidung.

Saat kita menarik nafas, kita melepaskan semuanya, segalanya, yang ada dalam tubuh fisik, yang ada dalam jiwa, yang ada dalam pikiran, yang ada dalam ruangan semua kita keuarkan. Kemudian saat kita hirup, kita bawa masuk semuanya, memenuhi setiap sudut ruang tubuh kita.

Saat kita menarik dan mengeluarkan nafas, keluar bunyi “heeee” dan “haaaaa”., tergantung kita membunyikan apa.

Bunyi ini dalam UHTS disebut bunyi dari jantung dalam Six Healing Sounds yang saya pelajari di UHTS. Bunyi jantung ini sifatnya menenangkan, menyuruh seluruh organ tubuh supaya tenang. Maka pada saat pernafasan ini terjadi, pada praktisi breathwork biasanya mengira karena nafas keluar-masuk-lah mereka menjadi ter-hipnotis dan terbang keluar meninggalkan tubuh, tetapi menurut saya sebenarnya itu terjadi karena bunyi ini mengendalikan tubuh, menenangkan tubuh, sehingga roh/ jiwa dibebaskan untuk keluar, berjalan-jalan, terlepas dari tubuh.

Memang yang saya katakan dalam paragraf di atas kedengaran ekstrim, tetapi itulah yang terjadi. Itulah alasannya mengapa breathwork ditemukan. Walaupun banyak orang tidak mau mengalaminya, kita tidak dapat memilih saya mau alami atau tidak. Yang kita cari ialah “melepaskan stress dan beban” rasa takut dan trauma hidup dari dalam hidup kita, membebaskan roh dan jiwa yang terpenjara supaya melihat dunia ini sebagaimana adanya, bukan sebagaimana kita pikir dan kita sangka.

Comments

comments

Add Comment