Barang Termahal dan Terpenting tetapi Tersedia Gratis untuk Diberi dan Diterima itu apa?

Banyak orang saya tanyakan ini saat ada kelas-kelas yang saya ajarkan tentang “budaya Melanesia” di berbagai tempat. Terutama saat memasuki menit-menit untuk kegiatan “Breathwork” dengan modalitas Breath of Bliss, saya selalu tanyakan hal-hal seperti ini, untuk menjadi bahan renungan sebelum dan sepanjang upacara “breatwork”.

Breathwork yang diselenggarakan dengan modalitas “Breath of Bliss” ini kami sebut sebagai sebuah “journey”, yaitu perjalanan secara pribadi ataupun bersama-sama dengan siapa saja yang Anda undang menjelang perjalanan dimaksud.

Ada tahapan latarbelakang, ada tahapan pencerahan, ada tahapan undangan, ada tahapan doa, ada tahapan masuk ke dalam perasaan sendiri, ada tahapan perayaan, lalu sebelum berakhir, ada tahapan “love”, ini yang kami sebut dengan “love section”. Setelah itu maka perjalanan berakhir.

Di “love section” inilah kata-kata ini biasanya diucapkan

  1. Katakan “Salam jumpa!” kepada diri-mu sendiri.
  2. Aku dan katakan kepada dirimu “I Love you!”
  3. Lihat apa yang telah diri ini lakukan untuk hidup ini dan hidup lain di sekitar.
  4. Ingatkah orang-orang yang tadi Anda undang di awal perjalanan ini? Siapa-siapa mereka? Orang yang sangat Anda cintai? Orang yang Anda sudah lama lupakan? Yang sudah meninggal? atau yang masih hidup? Hewan atau tumbuhan, atau tempat yang sangat Anda sukai? Atau bisa juga orang-orang yang selama ini membencimu? Orang-orang yang selalu mengatakan hal tidak baik tentang-mu? Orang-orang yang telah mencuri barang-mu? Dia yang berselingkuh dengan pasangan hidupmu? Atau dia yang telah membunuh saudara, kerabat? Atau mereka yang Anda tidak suka karena alasan-alasan mu sendiri? Siapa saja mereka?
  5. Kirimkanlah sebuah “nafas”, ya, tiupan nafas panjang hirup, dan panjang keluar kepada orang-orang itu, semuanya, tanpa pandang bulu, tanpa membeda-bedakan. Kirimkanlah “cinta” dalam nafasmu itu, kepada mereka semua, dalam jumlah yang sama, sama-sama rata kepada siapa saja.
  6. Biarkanlah dirimu memberi cinta kepada mereka. DAN jangan harapkan balasan atau bayaran. Tidak usah! Cinta yang ada di dalam dirimu itu ialah harta-benda mahal yang Anda miliki secara garis, dan Anda milih secara melimpah, untuk diberikan, untuk dibagikan, kepada semua orang dengan gratis, tanpa mengharapkan balasan apa-apa
  7. Ingatlah, semakin Anda memberi dan berbagi “cinta” itu semakin akan melimpah. Ingat, bahwa cinta tidak akan pernah habis terbagi, karena sumber dari cinta itu ialah kreasi dan segenap jagatraya yang kayaraya dan melimpah-ruah. Anda akan merasakan kepuasan sampai batas, tak akan kekurangan cinta.
  8. Ingatlah bahwa hargabenda yang termahal tetapi tersedia gratis ini haruslah dibagikan secara gratis juga. Dan ingat bahwa yang berhak mendapatkan cinta-mu itu ialah semua orang, ya, semua orang, ya semua pihak, ya semua mahluk.
  9. Ya, cinta itu mulai dari mencitai dirimu, dengan memperlakukan dirimu sebagai benda berharga, yang hadir ke bumi ini dalam tubuh ini untuk berkarya. Dan karya utama dan pertama ialah mengembang-biakkan cinta-kasih dan membagi-bagikannya secara merata secara gratis di di mana-mana pun Anda berada.

Tentu saja ada bimbingan, ada musik, ada bunyi, ada gerakan yang mengiringi semua perjalanan breathwork.

Di akhir dari semuanya, anda pasti akan merasakan “kebebabsan” untuk mencintai dan dincintai. Anda akan merasakan kelimpahan cinta, untuk terus berbagi kepada siapa saja

Comments

comments

Add Comment